Tampilkan postingan dengan label Suka-Suka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suka-Suka. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Juli 2016

,

[Catatanku] Happy Eid Mubarak



Sebenernya nih gambar pengen aku posting di akun instagram ataupun jadiin profile picture Blackberry Messenger, tapi berhubung gambarnya telat yaitu kelar gambarnya H+1 *alasan* dan juga terburu-buru *alesan lagi* makanya jadi males yang mau posting disana, ditambah lagi si adek nyerocos kalau alasanku gambar pasti mau dijadiin DP dan tetek bengeknya, kan bete -.-, akhirnya dipilihlah posting di blog pribadi saja. Toh ini juga blog sendiri, yang baca juga diri sendiri T.T *naseb* makanya demi tidak menjadi spammer di beranda orang akhirnya aku memutuskan menjadi spammer di blog sendiri *evil laugh* 

Baiklah, basa-basinya dikelarin aja. Biar gak bikin bosen orang yang baca, itupun kalau ada yang baca *emang ada?* 

Saya selaku pemilik blog pribadi ini mengucapkan

MINAL AIDZIN WALFAIDZIN, 
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN, 
MOHON MAAF JIKA ADA POSTINGAN GAJES YANG SUDAH MENGGANGGU KALIAN
MOHON MAAF JIKA ADA PERKATAAN DI BLOG YANG RADA-RADA NYELENEH
MOHON MAAF UNTUK PARA VIEWERS YANG SUDAH DENGAN SUKARELANYA BERKUNJUNG KE BLOG BULUK YANG BAHKAN ISI POSTINGANNYA CUMA TENTANG HOBI AUTHOR AJA. 
MOHON MAAF JIKA ADA POSTINGAN YANG KURANG BERMANFAAT BAGI KALIAN SEMUA. 
AKHIR KATA TERIMA KASIH SUDAH BERKUNJUNG KE BLOG INI YANG BAHKAN PEMILIK BLOG SUDAH JARANG NGEPOSTING KARENA KEMALESAN YANG MELANDA. 

SELAMAT BERLEBARAN BAGI KALIAN YANG MERAYAKANNYA


Ps : Tolong doakan semoga kedepannya bisa sering-sering ngepost. Terima kasih banyak :)

Continue reading [Catatanku] Happy Eid Mubarak

Minggu, 01 Maret 2015

,

[Catatanku] Pengalaman (singkat) Kerja Pertamaku

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ehem, sepertinya sudah lama yah ini blog ditinggalkan oleh pemiliknya? wkwk. Maaf sudah membuatmu terbengakalai blog-ku tercintah~ /elus-elus/ Oke kali ini aku mau cerita tentang pengalaman singkat kerja pertamaku. Tulisan ini hanyalah curhatan penulisnya, tolong abaikan atau lewati jika anda merasa tulisan ini tidak penting bagi anda :) Terima kasih. 

Sekitar awal  bulan Februari kemarin tepatnya tanggal 07 Februari 2015 aku mendapatkan panggilan telepon dari nomor yang tidak aku kenal. Begitu aku angkat ternyata itu berasal dari sebuah kantor penerbitan buku anak-anak dimana dulu aku pernah menyerahkan CV-ku saat jobfair Sidoarjo bulan November tahun kemaren. Saking lupanya karena sebenarnya aku sudah nggak berharap banyak lagi dari jobfair itu aku sampai lupa perusahaan mana saja yang aku masukkan CV-nya. Begitu mendapatkan panggilan interview di hari senin tepatnya tanggal 09 Februari 2015 dari *aku sensor nama perusahaan* aku bimbang, karena pada saat itu aku sedang berada di rumah Pamekasan karena ada acara tahlilan 100 hari alm. ayahku. Rencananya selepas acara itu aku ingin stay di Pamekasan sedikit lebih lama lagi. namun niat itu urung aku lakukan mengingat ini adalah kesempatanku dan aku tak boleh menyia-nyiakan sedikitpun kesempatan yang ada. 

Jadilah hari minggunya aku kembali bersama tante ke Surabaya demi memenuhi panggilan interview tersebut /huhuhu :(/ Rasanya berat sekali meninggalkan rumah, padahal masih sebentar banget aku di rumah tapi demi keluarga di rumah aku melakukannya. 

Singkat cerita, tepatnya tanggal 09 Februari 2015 ditemani Devy dan Firman yang mana keduanya adalah adik sepupuku pergi menemaniku pergi ke tempat panggilan interview yang menurut info dari penelpon sih beralamat di *sensor* no. 7 daerah Ngagel. Karena tempatnya cukup jauh dari perak kami bertiga naik mobil tante kesana. Dengan mengandalkan alamat yang diberikan dan juga google maps kamipun pergi sesuai dengan peta yang ditujukan google maps. 

Jujur aja, hampir sejam kami keliling-keliling mencari lokasi perusahaan namun tidak berhasil. Bahkan google maps pun sampai salah memberikan kami informasi. Kami juga sampai bertanya kesana-kemari untuk mencari lokasinya namun belum ketemu juga. Saat itu pikiran jelek sudah muncul dipikiranku, 'sudah nyerah aja wes kalau gak ketemu.' namun berkat informasi dari salah satu penjaga di kompleks perumahan kami akhirnya menemukan lokasinya. Ternyata aku salah menuliskan alamat perusahaannya :p hahaha. 

Kesan pertamaku begitu melihat lokasi perusahaan yang sebentar lagi aku masuki adalah.... kayak bukan perusahaan saja, soalnya kantornya aja kayak rumah biasa. Aku yang awalnya ragu akhirnya masuk juga, sedangkan Devy sama Firman menunggu didalam mobil. Saat masuk aku disambut dengan dua orang costumer service. Aku mengatakan maksud dan tujuanku, dan mereka menyuruhku untuk duduk dan menunggu sementara mereka akan memanggilkan orang yang akan mewawancaraiku, Sembari menunggu, salah satu CS disana menyodorkan buku tamu untukku dan saat aku menuliskan namaku di buku tamu itu sudah kudapati kira-kira sekitar sepuluh nama yang tertulis diatasku dengan tujuan yang sama, 'wouw, mereka datang pagi sekali.' ucapku takjub. Itu berarti aku sendiri yang datang terlambat. hehe. Setelah beberapa menit menunggu, salah satu CS menyuruhku untuk masuk ke sebuah ruangan. Di ruangan tersebut ada dua kursi yang saling berhadapan dan dibatasi oleh meja yang diatasnya ada beberapa buku pelajaran anak-anak. Aku menunggu disana sambil celingukan merhatiin ruangannya.

Tak berapa lama sosok wanita yang akan mewawancaraiku datang, dia tersenyum padaku dan akupun tentu membalas senyumannya.  Beliaupun memulai wawancara dengan melihat CV-ku yang dia pegang. Menanyakan apakah aku sudah pernah bekerja sebelumnya? Dimana aku kuliah? Dimana aku tinggal dan sebagainya. Lalu dia mulai membahas mengenai perusahaan, dan berhubung aku S1 aku ditempatkan di salah satu divisi yaitu bagian pa**knya. Aku mulai mendengarkan dengan seksama penjelasannya sehingga aku tak ingin sedikitpun terlewat. Beliau juga menjelaskan bahwa ada masa percobaan selama dua bulan dengan gaji pokok sebesar Rp 500.000,- sebulan dan transport Rp 15.000,- sehari. Setelah wawancara selesai, beliau memintaku untuk datang lagi besok.

Begitu selesai wawancara aku langsung mendiskusikannya dengan kedua sepupuku, meminta pendapat. Aku mulai ragu untuk melanjutkan begitu mengetahui bahwa gajinya hanya lima ratus ribu rupiah, bukannya aku pemilih tapi rasanya itu terlalu sedikit jika dibandingkan dengan pegawai kasir yang bekerja di mini market. Lalu Firman mengusulkan untuk mendiskusikannya dengan Tante Kut, aku menelponnya dan meminta saran kepada beliau dan mendapati jawaban bahwa aku disuruh coba dulu sebagai pengalaman kerja untuk yang pertama kalinya walaupun aku akui bahwasanya jarak lokasi kantor dari perak lumayan jauh. Akhirnya keputusan sudah aku buat, aku memutuskan untuk datang lagi keesokan harinya untuk mengikuti training. 

Cerita langsung dilompat pada saat aku sudah resmi menjalani masa percobaanku, tepatnya tanggal 12 Februari 2015. Siang harinya setelah jam istirahat usai aku ditempatkan di kelas untuk mengikuti pengarahan dari tutorku. Di dalam ruangan ada dua pegawai wanita, wanita yang berambut panjang dengan pipi agak chubby dan wajahnya mengingatkanku pada tetanggaku itu bernama Mbak I*a, dia adalah atasan dibagian aku bekerja sekaligus tutorku. Lalu satunya lagi ada Mbak I*a yang memiliki tahi lalat di dahinya dan memiliki tubuh yang lumayan besar. Aku berkenalan dengan mereka berdua dengan sopan. Mbak I*a selaku tutorku menjelaskan padaku mengenai beberapa tentang produk yang nantinya akan aku jual. Ouh iya, mungkin aku lupa menjelaskan apa jenis pekerjaan pertamaku.

Disini aku bekerja sebagai 'Telemarketing' yang tugasnya tak ada bedanya dengan sales namun yang membedakannya cara kita menjualnya. Disini Telemarketing menawarkan barang melalui telepon. Jadi tugasku sebagai pegawai yang masih dalam masa percobaan hanya memvalidasi nama-nama perusahaan beserta nomer teleponnya di yellow pages, kemudian aku disuruh untuk menelpon perusahaan-perusahaan yang sudah aku validasi dan disuruh untuk meminta nama dari bagian p*j*k beserta nomer fax perusahaan untuk dikirimkan brosur dari produk perusahaan kami. Namun jika kita sudah bisa langsung disambungkan dengan bagian pajaknya, kita disuruh untuk presentasi produk.

Selama menjalani pekerjaan ini jujur saja mentalku naik turun, sempat down juga karena pernah dibentak sama orang melalui telepon dan itu sudah sukses bikin aku keder -__- Kalau boleh jujur aku ini tipe orang yang nggak terlalu baik dalam komunikasi, maka gak perlu heran kalau waktu presentasi produk di telepon aku suka gelagapan sendiri, padahal aku tau apa yang harus aku jawab. Namun karena otakku sudah nge-blank apa yang harusnya aku jawab pada akhirnya tidak terjawab. Dan dengan sangat mudahnya para calon konsumen langsung menolak apa yang aku tawarkan.

Pekerjaan seperti ini melelahkan, aku bahkan harus menelpon lebih dari tiga puluh nomer telepon setiap harinya. Aku berusaha buat bisa lebih baik lagi, namun apa daya penolakan terus terjadi. Walaupun ada beberapa yang bilang masih dipertimbangkan sih, tapi itu hasilnya pasti fifty fifty :| Seminggu sudah aku menjalani pekerjaan ini dan aku merasa mulai jenuh, niatku yang awalnya membara terhadap pekerjaan ini entah kenapa sedikit demi sedikit mulai redup. Apalagi saat tutorku tidak ada di tempat karena harus mengurus seminar pajak di hotel aku mulai malas-malasan menelpon. Aku kehilangan semangatku. Terkadang aku suka curi-curi waktu untuk tidak menelpon dan sebagainya.

Jujur saja, aku merasa bersalah. Tapi mau bagaimana lagi? Aku harus bertahan. Aku pernah mengutarakan niatku kepada tante untuk sambil mencari-cari pekerjaan lain, namun tante menceramahiku karena aku belum apa-apa sudah menyerah. Aku tidak ada niat untuk menyerah, hanya saja aku sudah melakukannya dengan setengah hati dan tentu saja semuanya terasa tidak nyaman. Aku mulai bingung apa yang harus aku lakukan, apa aku tetap menjalani pekerjaan ini atau aku keluar sambil mencari pekerjaan lainnya.

Disaat itulah aku mulai menyerahkan semuanya pada ALLAH SWT. Selama beberapa hari aku mencoba untuk shalat istikharah, berserah padaNYA memohon petunjuk yang terbaik untukku. Namun selama lebih dari tiga hari aku masih belum bisa mengatasi perasaan bingungku. Aku terus melakukan shalat istikharahku sampai aku menemukan jawabannya. Dan pada akhirnya setelah hampir seminggu aku melakukannya, ALLAH memberikan jawabanNYA untukku melalui teman kerjaku yang namanya mas D*dik. Sungguh saat itu aku mengerti bahwa inilah yang harus aku lakukan. Aku tak ragu lagi, dan begitu aku ceritakan masalah yang sebenarnya terjadi kepada tante entah bagaimana tanteku menyetuji keputusanku. Padahal minggu kemarin beliau orang yang sangat getol ingin aku tetap disana untuk menjalani pekerjaan ini.

Keputusan yang aku ambil sungguh berat, di satu sisi aku sudah merasa tidak nyaman dengan pekerjaan yang aku lakukan sekarang dan di satu sisi lagi aku harus kehilangan teman - teman kerja yang begitu baik kepadaku. Sungguh berat, namun aku gak boleh mundur lagi. Lagipula keputusan ini sudah aku pertimbangkan dengan baik. Sebelum pergi aku juga sempat meminta kontak mereka, setidaknya walau aku sudah tidak bekerja disana lagi silaturrahmiku dengan mereka masih tetap ada dan gak boleh sampai putus. Untuk sebelas hari yang terasa lama aku jalanin namun begitu singkat saat perpisahan itu tiba aku ucapkan terima kasih. Maaf jika selama sebelas hari kerja aku selalu merepotkan, selalu bikin susah kalian karena aku yang suka lemot, maaf untuk semuanya. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan hidupku.

And of course, I'm gonna miss you~~~ 

Telepon yang selama sebelas hari ini jadi sahabatku,
tiap hari aku pencet-pencet kamu sampek capek xD

Yellow pages dan beberapa daftar hasil validasi yang selama sebelas hari ini selalu aku pantengin
sampe pusing karena banyak coretannya

Meja kerja yang penuh dengan kertas-kertas data konsumen
(NB : Ini bukan meja kerjaku btw :p)
Oke, aku kira cukup sekian cerita pengalaman (singkat) kerja pertamaku, semoga kedepannya bekal yang aku dapatkan selama sebelas hari bekerja disana tidak sia-sia dan aku bisa menjadi lebih baik lagi. Amiin. Terima kasih buat blogspot yang sudah ngasih aku izin buat nulis keluh kesahku disini.
Akhir kata, 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh :) 

(NB : Untuk nama perusahaan, beserta lokasi, dan nama orang-orang yang berada dalam perusahaan tempat pertama kali aku bekerja sengaja aku samarkan untuk menjaga privasi)


Continue reading [Catatanku] Pengalaman (singkat) Kerja Pertamaku

Senin, 04 Maret 2013

, , , , , , , , ,

[Note] Happy 3rd Anniversary Daeguknamah The Boss DGNA :D

Konbanwa minna-san :)
Ahh, it's almost midnight, right? xD
But I can't sleep right now. I have to join trending #theboss3rdyear on twitter. LOL

March 4th 2010..
I don't know what should I say but I wanna say to my beloved 5 princes Lee Suhoon, Park Hyunchul, Woo Hyunmin, Lee Injun, Jeon Jihwan...

"HAPPY 3rd ANNIVERSARY FOR THE BOSS, DAEGUKNAMAH, DGNA"

I wish the best for them five. Keep healthy guys, keep spirit, keep fighting >o<)/ I love you, I really love you five for deep inside my heart :) And for this year, sorry I can't give you all five fanart. Me and my little sister made fanvideo for our boys :) Here's the video. Wish they five and master like it^^ 


Hehe~ I know it's not a good fanvid. But I put all my love inside this video :D Thanks for watching my fanvid :) Arigatou Gozaimashita /bow


Continue reading [Note] Happy 3rd Anniversary Daeguknamah The Boss DGNA :D

Senin, 23 Juli 2012

, , ,

[NOTE] Saengil Chukkahamnida WOO HYUNMIN :3


Kemarin, tepatnya pada tanggal 22 Juli 2012 umurmu kian bertambah. Kau kini menjadi sosok yang semakin dewasa dan semakin mengagumkan. Suara Husky yang khas saat bernyanyi, tingkahmu yang aneh dan bodoh namun mampu membuatku tak bisa berhenti tertawa. Itulah dirimu, Woo Hyunmin. 21 tahun yang lalu kau terlahir, seseorang yang  berasal dari daerah Pohang, Korea Selatan itu kini telah mampu merubah duniaku dengan segala hal yang dia miliki. Aku ingin  berterima kasih kepada Tuhan karena telah melahirkan seseorang yang sangat mengagukan seperti dirimu. Terima kasih tuhan karena engkau telah menjaganya selama ini, Terima kasih tuhan karena berkatMu aku bisa mengenalnya walau hanya sebatas hubungan antara fans dengan idolanya. Kau memang tak sempurna, karena memang Tuhan menciptakan setiap insannya itu dengan berbagai kekurangan yang dimiliki. Namun, dibalik semua kekurangan yang kau miliki kau mampu mengajariku banyak hal. Terima kasih "Husky Boy" Woo Hyunmin. Terima kasih karena telah membuat hidupku lebih berwana. Semoga dengan bertambahnya usiamu Tuhan selalu memberkahiMu dengan limpahan rahmat yang tak terhingga. I love from deep inside my heart, Woo Hyunmin :) I love you and also The Boss :D You are one of the most important things in my life^^ 


ps : If yo wanna take my fanArt please take out with full credits^^ Thank you :) 

Continue reading [NOTE] Saengil Chukkahamnida WOO HYUNMIN :3

Minggu, 01 April 2012

, ,

[Catatanku] "SAENGIL CHUKKAHMNIDA JEON JIHWAN" :3

Mianhae~ Jeongmal mianhae karena baru ngeposting hal ini di blog pada hari.
seharusnya aku nulisnya kemaren pada saat tanggal 31 Maret 2012 yang merupakan ultahnya baby Jihwan.
Sekali lagi maaf *bow >//<

Happy Birthday for my beloved cutest Prince ever "JEON JIHWAN" a.k.a Jay :)
Rasanya baru kemarin aku melihatmu dengan warna merahmu saat usiamu baru 15 tahun, dan sekarang kau sudah tampak jauh lebih dewasa dari sebelumnya dengan umur 18 / 19 (Korea). Aku harap diusiamu yang ke 18 ini bisa memberikanmu begitu banyak kebahagiaan dan bisa selalu diberkati oleh Tuhan. Begitu banyak do'a yang ingin aku berikan untukmu hingga aku tak mampu untuk menulisnya disini. Maaf beribu maaf jika aku masih belum bisa menjadi seorang MASTER yang baik, kedepannya aku akan berusaha lebih lagi bersamamu dan juga Daeguknamah. Melompatlah setinggi mungkin untuk menggapai mimpimu. Tetaplah menjadi seorang Jay yang selama ini kami kenal.



Ini adalah sebuah hadiah yang bisa aku berikan padaku, memang bukan sesuatu hal yang sangat istimewa. ini hanyalah sebuah coretan - coretan dari seorang pemula yang mendedikasikannya hanya untukmu, pangeran imut Jeon Jihwan. Semoga kau menyukainya :") Terima kasih karena telah menjadi salah seorang inspirasi dalam hidupku. MASTER always love you and also The boss :)

Saturday, March 31st 2012
Pamekasan - Madura - East Java - Indonesia
MASTERofTHEBOSS <3
Farida Mutia Agustin
Continue reading [Catatanku] "SAENGIL CHUKKAHMNIDA JEON JIHWAN" :3

Minggu, 01 Januari 2012

,

Welcome 2012

Haii~
Ini postingan pertamaku di awal tahun 2012. Saat ini aku sedang melihat televisi yang sedang sibuk menghitung mundur 00.00 wib :) Tidak terasa kita akan meninggalkan tahun 2011 yang sangat berarti. Begitu banyak kenangan yang aku lalui bersama tahun 2011. Dan sekarang kita menyambut tahun yang baru, memulai awal tahun dengan senyuman dan semangat baru dengan diiringi limpahan berkah olehNya^^
Okey, biasanya di awal tahun semua orang memiliki harapan dan rencana untuk kedepan yang lebih baik. Apa kalian juga punya harapan itu?
Aku punya.. Harapanku adalah semoga ALLAH SWT masih memberikan limpahan rahmatNya kepadaku dan juga kepada keluargaku, semoga kami diberi kesehatan selalu olehNya.
Kulihat sudah melewati jam 00.00. Dan bisa kulihat begitu banyak kembang api yang bergemerlap di langit, walau diterpa hujan di tempatku tapi sepertinya tak menyurutkan niat mereka untuk tetap merayakannya..
Terima kasih 2011.. terima kasih atas tahun yang begitu indah itu.. Tahun yang tidak akan aku lupakan..
Selamat datang tahun 2012.. Pintu harapan di tahun ini akhirnya terbuka dan semoga semua harapan itu dapat terkabul.. Amiiinn..


Continue reading Welcome 2012

Sabtu, 26 November 2011

,

Mengerti -,-"

Sebenarnya aku bahkan tak mengerti..
Apa yang sebenarnya ada di dalam benakmu..
Sungguh aku tak memahaminya..
Kau memintaku untuk menghiburmu..
Tapi saat pertanyaan kukeluarkan untukmu,
kau malah menutup mulutmu..
Seolah semua yang kau minta padaku
sama sekali tak ada artinya..

Apu maumu?
Kau bahkan terus mendekap kediamanmu itu padaku..
Apa yang bisa kulakukan untukmu?
Tapi tetap saja, tak ada satu patah katapun yang terucap..

Ahh..
Andai aku bisa memasuki hatimu
agar aku tau semua yang kaurasakan..
Tak mengertikah dirimu?
dengan sikapmu seperti ini
kau secara tak langsung membuat lubang yang menganga untukku..
Tak mengertikah dirimu akan aku?
Aku disini, dengan segala asaku berusaha untuk bisa memahamimu..

Tak bisa kah kau mengerti???
Continue reading Mengerti -,-"

Rabu, 09 November 2011

, , ,

That's Why I Love Him [Park Hyunchul]

Aku mau share artikel mengenai idolaku Park Hyunchul. Saat membacanya, jujur saja entah kenapa air mataku keluar. Melihat betapa kerasnya dia untuk meraih impiannya hatiku terasa sakit dan langsung menangis.
Aku mau terima kasih ke Jasmine yang sudah nge-share ini.. Thank you so much for you. You're the truly fans of Daeguknamah. And of course Daegukanamah so proud to gets you as their fan. :")
Untuk mempersingkat waktu aku bakalan langsung share -->



English :


This is Park Hyunchul, otherwise known on stage as Karam.
He gets haters for looking too much like another person and admiring another with all his heart.
What the people who’ve decided to hate him needlessly have failed to realize, though, is how humble and kind he is.
This photo is from when they won Rookie of the Year at the Seoul Music Awards.
He bowed as low as he could to show his thanks, and he stayed there for at least ten seconds.  During that time he probably cried, but he didn’t want to upset anyone with tears so he hid them.
He never takes the credit for what success he has had.  He always thanks, in this order:
  1. God.
  2. Dad.
  3. Mom.
  4. Open-World’s President, who is like family.
  5. And last, but not least, Jung Yunho.
Whenever he sees fans he tries to say hello to all of them, he tries to make eye contact.  He smiles at everyone regardless of whether they are his fan or another member’s fan.  He thanks fans for their support.  What’s more is he bows to fans like he owes them everything.  He’s that humble.
In an interview, when he was asked where in the world he would like to visit, he said he wants to visit North Korea the most because he wishes for the North and the South to be happily united again.
He always has anecdotal advice that his mom has said or about something that she’s done.  In his eyes, mother knows best.  Mother knows everything.
He didn’t grow up in Seoul.  He grew up in Daegu, which is south of there.  He went to Seoul alone by train, and when he crossed the river he was so awed and impressed by the view that instead of going straight to his destination, he got out at the nearest stop, got on the train heading in the opposite direction, and rode over the river again just so he could enjoy the view.
In the morning he cooks everyone breakfast if there is time.  The easiest thing would be to remain lazy and order breakfast somewhere, but he doesn’t.  He would probably cook every meal of every day, partly because he loves cooking, and partly because the members of The Boss are family, and have been for about five years.
I could continue on about the awesome things about him.  I challenge any one of you to find anything logical and fact-based to dislike about him.  I’ll bet money that nobody can.
Let this small list dedicated to his awesome personality serve as a testament to why he deserves so much, and why his supporters attempt to give everything we can to him.



Indonesia :

Ini adalah Park Hyunchul, atau lebih dikenal dengan nama panggung Karam. Dia mempunyai banyak Haters atau antis yang begitu banyak dan juga ada yang mengaguminya dengan segenap hatinya. Orang - orang yang telah memutuskan untuk membencinya itu sungguh sia - sia dan gagal untuk menyadari betapa rendah hati dan baiknya dia. Foto ini diambil ketika mereka (Daeguknamah) memenangkan Rookie of the Year di Seoul Music Awards. Dia membungkukkan badannya serendah yang dia bisa untuk menunjukkan rasa terima kasihnya, dan dia tetap dengan posisi seperti itu selama kurang lebih sepuluh detik. Selama selang waktu itu, mungkin dia menangis, tetapi dia tidak ingin mengecewakan siapa pun dengan air mata yang dikeluarkannya. Dia tidak pernah mengurangi keyakinannya untuk kesuksesan yang dia miliki saat ini. Dia akan selalu berterima kasih kepada : 

  1. Tuhan
  2. Ayah
  3. Ibu
  4. Presiden Open World, yang sudah dianggapnya sebagai keluarga
  5. Dan terakhir, namun memiliki andil besar untuk hidupnya adalah Jung Yunho.

Setiap kali dia melihat penggemarnya, dia mencoba untuk menyapa mereka semua, dia mencoba untuk melakukan kontak mata. Dia tersenyum pada semua orang terlepas dari apakah mereka adalah penggemar nya atau penggemar dari anggota lain. Dia berterima kasih pada penggemar atas dukungan mereka. Terlebih lagi dia membungkukkan badannya kepada penggemar seolah - olah dia begitu berhutang budi kepada mereka semua. Dia sungguh rendah hatiDalam sebuah wawancara, ketika ditanya dibelahan dunia mana yang ingin dia kunjungi, dia mengatakan dia ingin sekali mengunjungi Korea Utara karena dia ingin Korea Utara dan Korea Selatan bersatu kembali dengan bahagia. Dia selalu memiliki pesan anekdot yang ibunya selalu katakan atau sesuatu yang telah ibunya lakukan. Di matanya, ibu tahu yang terbaik. Ibu tahu segalanya. Dia tidak besar di Seoul. Dia dibesarkan di Daegu, yang terletak di daerah selatan sana. Dia pergi ke Seoul seorang diri dengan kereta api, dan ketika dia menyeberangi sungai dia begitu terpesona dan terkesan oleh pemandangan yang langsung menuju kearah tujuannya, dia keluar di halte terdekat, naik kereta api menuju ke arah yang berlawanan, dan menyebrangi sungai lagi hanya untuk bisa menikmati pemandangan itu. Di pagi hari, dia memasak sarapan untuk semua orang jika ada waktu luang. Padahal yang paling mudah dilakukannya adalah tetap bermalas - malasan dan memesan sarapan di suatu tempat, tetapi dia tidak akan melakukan itu. Dia mungkin akan memasak makanan setiap hari, sebagian karena dia suka memasak, dan sebagian lagi karena anggota The Boss adalah keluarganya yang sudah bersamanya selama lima tahun. Aku bisa melanjutkan hal - hal yang mengagumkan tentang dirinya. Aku menantang salah satu dari kalian untuk menemukan apapun yang secara logis dan berdasarkan fakta untuk tidak menyukainya. Aku berani bertaruh dengan uang yang aku miliki.
Dari daftar kecil ini, mari kita mendedikasikannya untuk kepribadian yang mengagumkan sebagai suatu bukti mengapa ia pantas dicintai, dan mengapa pendukungnya mencoba untuk memberikan segala yang kami bisa untuk dirinya.

NB : Maaf jika Indonesia translatenya berantakan -,- Maklum, bahasa inggrisku begitu kacau -,-v Tapi semoga kalian memahami tulisanku ini :D

Source : 100304@tumblr
Continue reading That's Why I Love Him [Park Hyunchul]

Rabu, 24 Agustus 2011

, , ,

[First time I love DGNA] August 22nd 2011 - My First Anniversary with Park Hyunchul and I

Besok ditanggal 22 Agustus 2011 tepatnya pada hari Senin adalah Hari peringatan 1 tahunku dengan biasku "Park Hyunchul a.k.a Park Deokjin a.k.a Karam THE BOSS" XD

Mungkin ini hanya sebuah tulisan yang sama sekali tidak penting. Aku hanya ingin berbagi sedikit mengenai kisahku. Jika tidak ingin membacanya silahkan lewati yah~ :) Terima kasih

Tepatnya setahun yang lalu, kala aku sama sekali tidak mengenal sosok dirinya itu. Tanpa sadar dalam jejaring sosial aku melihat sosoknya dalam sebuah bingkai elektronik (photo profile) milik temanku.

Ini Pict saat pertama kali aku mengenal sosok Park Hyun Chul

Awalnya saat aku pertama melihat dirinya itu adalah sosok idolaku yang dahulu, yaitu KIM JAEJOONG yang merupakan salah satu personil DB5K yang sangat aku gemari dan aku idolakan.

Jaejoong DB5K / JYJ

Namun saat aku bertanya pada seorang temanku yang memakai Photo Profile Karam aku mendapati jawaban yang berbeda. Dia berkata, "Itu bukanlah Kim Jaejoong, melainkan itu adalah Karam DGNA. Emang rada mirip sih mereka"

Saat aku mendengar perkataannya, mana mungkin ada orang yang semirip itu? Mereka 'hampir' mirip saat aku pertama ngeliatnya. Lalu dengan dihantui rasa penasaran aku mulai mencari tau tentang dia (read. Karam DGNA), dan kudapati sebuah jawaban bahwa dia itu memang Karam dengan nama asli Park Hyunchul yang merupakan salah satu member dari Boyband Rookie bernama Daeguknamah atau biasa disingkat dengan DGNA. Aku mulai tertarik dengannya juga sekaligus dengan boyband DGNA. Istilahnya sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. hahahay~ XD

Jujur saja, awalnya aku menyukai sosok seorang Karam DGNA di karenakan wajahnya memiliki kemiripan dengan Kim Jaejoong dan juga karena hanya tampang rupawannya semata. Aku mengakuinya dan aku tak akan memunafikkan semua itu. Namun lambat laun, setelah aku mengenalnya dan mengetahui lumayan banyak tentang dirinya aku merasa sangatlah pantas menyukainya. Bukan karena sebuah tampangnya saja, tapi karena semangat dan semua kerja keras yang selama ini dilakukannya yang membuatku mencintainya lebih dan lebih dari sebelumnya. Aku juga akhirnya kini mencintai DGNA secara keseluruhan. Padahal boleh dibilang dulu aku memiliki banyak fandom. Bahkan lebih dari lima fandom. Namun akhirnya hatiku sudah tertambat dengan sosok lima bintang yang tak pernah berhenti menyinari hidupku itu. Yah.. Lima Bintang itu adalah Mika, Karam, Hyunmin, Injun, dan juga Jay yang telah benar - benar mengubah hidupku. :")

Dari situlah awal aku mengenal Karam sekaligus juga Dae Guk Nam Ah. Dari situlah awal aku mencintai mereka.. hanya mereka.. Dan hanya mereka yang bisa membuatkanku begitu banyak kenangan.


Sudah setahun berlalu sejak sebuah awal itu, dan hingga kini perasaan cintaku pada Karam ataupun DGNA sama sekali tak berkurang sedikitpun. Aku bahkan semakin mencintainya dan semakin menggilai mereka semua (*read DGNA). Inspirasiku yang bisa mengajarkanku banyak hal di dalam hidupku ini. Walau kita tidak pernah bertatap muka ataupun berjabat tangan secara langsung, namun aku tidak mempermasalahkannya. I miss you all a lot althought we never meet before. I love you a lot althought I only can see you on pictures. Guys, keep spirit okey.. I know, someday you'll be a wonderful star. I wish we can meet each other. And the last, DAEGUKNAMAH SARANGAHEYOOOO~~~ :")
Continue reading [First time I love DGNA] August 22nd 2011 - My First Anniversary with Park Hyunchul and I