Jumat, 06 Januari 2017

[Resensi Buku] Persona oleh Fakhrisina Amalia






Identitas Buku
Judul Buku          : Persona
Penulis                 : Fakhrisina Amalia
Penyunting         : Tri Saputra Sakti
Desain Sampul  : Orkha Creative
Tebal Halaman  : 248 Halaman
Penerbit              : PT. Gramedia Pustaka Utama

Sinopsis
Namanya Altair, seperti salah satu bintang terang di rasi Aquila yang membentuk segitiga musim panas. Azura mengenalnya di sekolah sebagai murid baru blasteran Jepang yang kesulitan menyebut huruf L pada namanya sendiri.
Azura merasa hidupnya yang berantakan perlahan membaik dengan kehadiran Altair. Keberadaan Altair lambat laun membuat perasaan Azura terhadap kak Nara yang sudah lama dipendam pun luntur.
Namun, saat dia mulai jatuh cinta pada Altair, cowok itu justru menghilang tanpa kabar. Bukan hanya kehilangan Altair, Azura juga harus menghadapi kenyataan bahwa orangtuanya memiliki banyak rahasia, yang mulai terungkap satu demi satu. Dan pada saat itu, Kak Nara-lah tempat Azura berlindung.
Ketika Azura merasa kehidupannya mulai berjalan normal, Altair kembali lagi. Dan kali ini Azura dihadapkan pada kenyataan untuk memilih antara Altair dan Kak Nara.

Ulasan.
Novel ini bercerita tentang Azura, seorang anak SMA biasa-biasa saja yang penyendiri dan tidak memiliki teman sama sekali selama hidupnya karena dia terbiasa menjaga jarak dari kehidupan sosial. Tidak ada yang tau jika kehidupannya tidak biasa-biasa saja saat berada di dalam rumah. Karena sering mendengar pertengkaran kedua orang tuanya dan tidak tau bagaimana caranya meluapkan emosi dan perasaannya akibat pertengkaran mereka akhirnya dia selalu memiliki kebiasaan untuk melampiaskannya dengan cara menyayat lengan kirinya sendiri dengan cutter, maka tak heran jika ada beberapa bekas sayatan di lengannya.

Kehidupan Azura sedikit berubah saat dia berteman dengan Altair yang merupakan siswa baru di sekolahnya. Meski awalnya Azura tidak menyambut baik kehadiran Altair, namun lambat laun Azura merasa kehadiran Altair membuatnya merasa tidak sendirian lagi, dia bahkan tidak menyayat lengannya lagi sejak bertemu Altair. Azura sampai rela membuat bekal berlebih demi bisa membagikannya dengan Altair. Altair menjanjikan bahwa dia akan selalu ada untuk Azura yang membuatnya memberikan harapan pada kehidupannya yang berantakan. Kepada Altair-lah Azura menceritakan seluruh keluh kesahnya, tentang keluarganya juga tentang Kak Nara, kakak kelas yang selama setahun belakangan ini menjadi perhatiannya dan membuatnya memiliki kebiasaan untuk melihatnya bermain sepak bola dari balik kaca jendela perpustakaan saat jam istirahat.

Ketika Azura memilih untuk bersama Altair setelah mengakui perasaannya sendiri, tiba-tiba Altair menghilang. Dia tidak bisa dihubungi dan bahkan sekolah seolah merasa tidak kehilangan sosok seorang Altair, Azura kembali kehilangan semangat hidupnya. Namun seiring berjalannya waktu dia perlahan menata kehidupannya lagi meski tidak dapat dipungkiri dia masih memikirkan sosok Altair. Menginjak bangku kuliah Azura bertemu dengan Yara-- seorang perempuan enerjik jurusan arsitektur yang pada akhirnya menjadi teman perempuan pertamanya sekaligus sahabatnya. Kehidupan Azura perlahan semakin membaik setelah mengenal Yara, ditambah lagi tanpa disangka Abang yang selama ini sering Yara ceritakan ternyata adalah Kak Nara. Azura semakin dekat dengan Kak Nara juga dengan seluruh keluarga Yara.

Hingga suatu ketika Altair kembali di kehidupan Azura setelah sekian lama menghilang. Kembalinya Altair membawa berbagai teka – teki yang membuat hidup Azura menjadi rumit.

++++

Sebenarnya gak sengaja masuk list buku yang dibeli karena ngeliat review dari instagram hingga akhirnya iseng buka Goodreads buat nyari tau lebih banyak tentang buku ini. Dan setelah membelinya butuh waktu beberapa hari untuk bisa menyelesaikan buku ini, entah kenapa. Hati saya ikutan tersayat saat melihat adegan Azura sang tokoh utama dalam cerita yang menyayat lengan kirinya menggunakan cutter untuk melampiaskan rasa sakit pada hatinya ketika kedua orangtuanya bertengkar. Seolah saya sendiri juga ikut mengalami betapa perihnya rasa sakit yang dialami oleh Azura.

Rasa perih itu biasanya membantuku menghilangkan semua rasa sesak yang muncul. Biasanya, rasa perih itu yang kucari agar perasaan tidak menyenangkan di hatiku pindah. Itu yang bisa kulakukan, memindahkan rasa sakit di hati menjadi rasa sakit yang lebih nyata—menjadi rasa sakit fisik.” (hal. 14)

Awal cerita saya merasa cerita Persona terkesan biasa-biasa saja, bahkan saya sempat berhenti beberapa lama sebelum akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan baca. Saya sangat suka gaya bahasa yang dbawakan oleh penulisannya meskipun ini buku pertama yang saya baca dari penulis, penuturan yang disampaikan rinci dan terkesan luwes, dan alurnya yang rapi sampai saya tidak sadar selama membaca bahwa terdapat plot twist didalamnya. Sebenarnya secara sadar penulis sendiri memberikan beberapa petunjuk mengenai arah cerita yang akan dibawanya, namun karena saya terlalu hanyut dalam cerita dan terlalu fokus dengan sudut pandang dari sang tokoh utama saya melewatkan beberapa petunjuk tersebut. Tidak terlihat plot cerita yang kosong karena semuanya sudah dijelaskan satu-persatu dengan runtut dan tidak mengganggu jalannya cerita.

Saya merasa berkaca pada diri saya sendiri saat berkenalan dengan Azura, si tokoh utama. Jujur saja saya pernah memiliki sesuatu hal yang sama dengan Azura namun dalam tahap yang tidak berlebihan, makanya tidak mengherankan jika ada beberapa hal yang mendasari kesamaan saya dengan tokoh utama. Saya suka persahabatan antara Azura dan Nayara yang memiliki kepribadian bertolak belakang dengannya, bahkan dalam keadaan seperti apapun Yara akan selalu membuka tangannya lebar-lebar untuk Azura.

“Kata orang, seringkali kita bersahabat dengan seseorang tanpa tahu kapan persahabatan itu dimulai. Tiba-tiba sudah bersahabat, tiba-tiba sudah begitu dekat. Tapi saat menjabat tangan Nayara hari itu, saat melihat senyumnya, dan binary-binar di sepasang matanya, aku seolah mengalami momen klik. Saat itu aku seolah diberi keterampilan untuk melihat masa depan, dan masa depan itu aku dan Nayara menjadi dua orang yang bersahabat.” (hal. 132)

“karena sesuatu itu yang bikin kamu ‘hidup’. Sesuatu yang bisa kamu sebut passion. Sesuatu yang bikin jiwa kamu penuh, hati kamu penuh, yang selalu ada buat kamu kapanpun kamu mau. Aku kasih tau ya, Azura. Passion itu kadang lebih powerful daripada cinta. Yah, mungkin berlebihan, tapi seenggaknya passion nggak bakalan mengkhianati dan meninggalkan kamu. Passion juga bakal bilang dia sudah nggak jatuh cinta sama kamu lagi.” (hal. 136)

“Jangan menahan dirimu sendiri untuk melakukan sesuatu karena aku atau siapapun, Azura-chan. Aku, bahkan siapapun, tidak ada yang benar-benar akan bersamamu selamanya. Jadi jangan berhenti melakukan sesuatu yang ingin kau lakukan hanya karena orang lain. Kau harus hidup untuk dirimu sendiri. Jadi, saat aku pergi, atau saat orang lain pergi, kau tidak akan merasa kehilangan dirimu sepenuhnya. Kau akan tetap berbahagia.” (hal. 188)

Saya juga menyukai tokoh kak Nara yang pada awalnya seperti tokoh pendukung namun seiring berjalannya cerita dia menjadi tokoh yang sangat penting dan terlihat lebih matang dalam menyikapi segala hal. Terlebih dengan segala hal pengorbanan yang telah dia lakukan demi Azura.

Sebenarnya ada banyak hal yang ingin saya bahas dalam buku ini, namun mengingat akan menimbulkan banyak spoiler yang bertebaran s
epertinya saya harus bisa menahan diri. Buku ini memberikan banyak pelajaran yang bisa diambil, terutama untuk para remaja. Oh iya, epilog dalam cerita ini benar-benar membuat saya heboh setelah menutup bukunya.

Akhir kata, saya menikmati buku ini dan tentu saja penulis benar-benar memberikan kesan yang bagus terhadap saya selaku pembaca yang tentu saja ingin mencoba membaca karya-karya lain miliknya. Lima Bintang untuk buku yang kece ini J

“Semua pasti berlalu. Suatu hari nanti kau akan tiba pada suatu titik dimana kau akan bangga pada dirimu hari ini, Azura-chan. Jadi kuatlah.” (Hal. 187)





Selasa, 02 Agustus 2016

[INDONESIAN LYRIC] Nissy - Wagamama (Selfish)






Japanese

あの日 あなたに 言いかけた言葉
わたしの中に 隠してよかった
嘘ついてないよ 言い訳もないよ
頬に溶ける雪
答えのない日々 求めもしないのに
涙のわけに背中向けて
今より 過去から笑顔ばかり
探すのはどうしてかな
変わらない思いと 変わりゆく景色
最後のワガママをあの日告げてたら
あなたは答えを迷っていたでしょ
未来 まだ重ならなくていい
あなたがくれた冬色の靴
今年もわたしをキレイに彩るの
大丈夫の証 並べて歩けば
雪が濡らすよ
今はどこにいるの?連絡しなくていいよ?
気になるのが趣味なのは自由でしょ
でもやっぱ いいそびれた言葉は
夜空には消えないみたい
とどめた思いと止まらない時間
最後のワガママを内緒にしてるのは
あなたは嘘さえつけない人だから
優しさがふたりを 切り裂くよ
答えは言わないで 伝えたいだけだよ
それ以上はいらない
だけど人はきっと 欲深いものだね
もっともっと 欲しくなくなる
変わらない思いが 降り積もる景色
小さなワガママを 今告げようとしたのに
あなたはただそっと抱きしめてくれる
そばにいてのわたしを包むように
つつむように



Romaji

Ano hi anata ni iikake ta kotoba
watashi no naka ni kakushi te yokatta
uso tsuite nai yo īwake mo nai yo
hō ni tokeru yuki
kotae no nai hibi motome mo shi nai noni
namida no wake ni senaka muke te
ima yori kako kara egao bakari
sagasu no wa dōshite ka na kawara nai omoi to kawariyuku keshiki
saigo no wagamama o ano hi tsugete tara
anata wa kotae o mayotte i ta desho
mirai mada kasanara naku te ii
anata ga kure ta fuyu shoku no kutsu
kotoshi mo watashi o kirei ni irodoru no
daijōbu no akashi narabe te aruke ba
yuki ga nurasu yo
ima wa doko ni iru no? renraku shi naku te ii yo?
ki ni naru no ga shumi na no wa jiyū desho
demo yappa iisobire ta kotoba wa
yozora ni wa kie nai mitai
todome ta omoi to tomara nai jikan
saigo no wagamama o naisho ni shiteru no wa
anata wa uso sae tsuke nai hito da kara
yasashi sa ga futari o kirisaku yo
kotae wa iwa nai de tsutae tai dake da yo
sore ijō wa ira nai
dakedo hito wa kitto yoku fukai mono da ne
motto motto hoshiku naku naru
kawara nai omoi ga furitsumoru keshiki
chīsana wagamama o ima tsugeyo u to shi ta noni
anata wa tada sotto dakishime te kureru
soba ni i te no watashi o tsutsumu yō ni
tsutsumu yō ni



Indonesian Lyric

Kata-kata yang ingin aku ungkapkan padamu di hari itu
Aku senang aku tidak mengatakannya
Aku tidak bohong, tidak ada keberuntungan dan tidak ada alasan
Salju yang mencair di pipiku
Tiap hari tidak ada jawaban dan bahkan mereka tidak menanyakannya
tapi di punggungku, ada tangisan
Begitu bodoh, tapi saat ini aku hanya tersenyum dan mengatasi masa lalu
Aku ingin tahu apa aku sekarang bisa melihatnya
Pemandangan dan emosi yang tidak berubah
Jika aku mengatakannya di hari itu, keegoisanku
kau pasti tidak akan bisa menjawabnya
Kau tidak perlu mencocokkan berbagai hal, tapi masih ada harapan
Sepatu musim dingin yang kau berikan padaku membawa warna dalam diriku
Tahun ini, adalah warna kesukaanku
Tidak apa-apa berjalan bersisian denganmu
Karena saljunya licin
Dimana kau sekarang?
Kau tidak harus terus berhubungan denganku
Jika kau luang mungkin aku akan bertanya apa hobimu saat ini?
Hei, tetap saja masih ada kata-kata yang ingin aku katakan padamu sayangku
karena ini tidak akan menghilang di langit malam
Waktu tidak menghentikan perasaanku terhadapmu
Ini akan menjadi yang terakhir, perasaan tersembunyi ini yang menyebabkan aku egois
karena diantara semua orang, kau tidak pernah berbohong
Aku ingin membagi kelembutan ini untuk kita berdua
Aku hanya ingin mengatakan padamu bahkan tanpa jawaban
Bahwa aku tidak ingin lagi
Tapi bagi orang lagi, ini adalah ketamakan
Tapi seperti orang lainnya, aku ingin lebih dan lebih
Perasaan dan pemandangan yang tidak berubah
Meskipun ada sedikit keegoisan di dalam diriku saat ini
Tapi semua yang bisa kau lakukan hanyalah memelukku dengan lembut
Aku ingin diselimuti olehmu 
dan meraihmu 



Source :
Lyric and English Translation by

[LYRIC INDONESIAN] AAA - YELL (Berteriak)



あと少しで届かない時
進むことを諦めそうな時
いつも君の声が聞こえた
ずっとそばにいるような気がした
無数にある夢の欠片
覚悟決めて僕が選んだ道
行くとこまで行くしかないだろう
限界すらまだ見ていないから
諦めない強さで
君に勇気を送れるかな
Ato sukoshi de todokanai toki
Susumu koto o akirame-sōna toki
Itsumo kimi no koe ga kikoeta
Zutto soba ni iru yōna ki ga shita
Musū ni aru yume no kakera
Kakugo kimete boku ga eranda michi
Iku toko made iku shika naidarou
Genkai sura mada miteinai kara
Akiramenai tsuyo-sa de
Kimi ni yūki o okureru ka na
 Ketika aku tidak bisa sedikitpun meraih (tujuanku)
Ketika aku hendak meninggalkan semua kemajuanku
Aku selalu mendengar suaramu
Aku selalu merasa kau berada di sisiku
Ada banyak sekali fragmen impianku
Jadi, aku mempersiapkan diriku sendiri untuk jalan yang aku pilih
Aku tidak punya pilihan lain selain pergi
Karena aku masih belum bisa melihat batasannya
Dengan tidak menyerah terhadap kekuatanku
Bisakah aku mengirimkan keberanianku padamu?


夢の咲く場所はここにある
後悔はない胸が踊ってるから
革新の旗をなびかせて
運命に何度でも飛び込もう
固唾を飲んでる世界中が
朝焼けを待ちながら
高く突き上げた
この拳が信じた僕の誇り
Yume no saku basho wa koko ni aru
Kōkai wa nai mune ga odotterukara
Kakushin no hata o nabikasete
Unmei ni nandodemo tobikomo
Katazu o nonderu sekaijū ga
Asayake o machinagara
Takaku tsukiageta
Kono kobushi ga shinjita boku no hokori
Ini adalah tempat dimana impian bersemi
Tidak ada penyesalan karena hati sedang berdansa
Ayo kita kibarkan bendera motivasi
Dan melompat kedalam takdir lagi dan lagi
Dunia sedang mengambil nafas
Sambil menanti cahaya pagi
Saat kita mendorong lebih tinggi
Dengan tinjuan kebanggaan yang kita percayai


一歩進む度に震える心臓
アクセル踏み出発進行
怖さも乗り越えたらきっと
道の先で待つ君に届く
Ahh...Don't give up!
いつだって僕は正気さ
自分に誓う(Jesus!) フロンティア
支えるのは燃える闘志だ (Ready gun!)
大地に根を張り少し進歩 (Got it!)
悔しさは成功へのヒント (Get it!)
チャンスだほら空に手伸ばそう
太陽目掛けて今芽を出そう
Follow me! Follow me!
ゴールは遠い勝利に続く道はどっち?大丈夫
闘う君のもとにいつか燦然と輝くトロフィー
Ippo susumu tabi ni furueru shinzō
Akuseru fumi shuppatsu shinkō
Kowa-sa mo norikoetara kitto
Michi no saki de matsu kimi ni todoku
Ahh... Don' t give up!
Itsu datte boku wa shōki-sa
Jibun ni chikau (Jesus! ) Furontia
Sasaeru no wa moeru tōshida (Ready gun! )
Daichi ni ne o hari sukoshi shinpo (Got it! )
Kuyashi-sa wa seikō e no hinto (Get it! )
Chansu da hora sora ni te nobaso
Taiyō megakete ima me o dasou
Follow me! Follow me!
Gōru wa tōi shōri ni tsudzuku michi wa dotchi? Daijōbu
Tatakau kimi no moto ni itsuka sanzen to kagayaku torofī
 Hati yang bergetar setiap kali kau maju satu langkah
Mempercepat langkah dan memulai proses keberangkatan
Jika kita bisa menyingkirkan rasa takut, pasti
Menanti di sisi jalan, meraihmu
Ah.... Jangan menyerah!
Aku selalu bijak
Aku bersumpah padamu (Jesus!) Frontier
Ini adalah semangat juang yang membara (Ready gun!)
Susunlah akar di Bumi dan lalu buatlah sedikit kemajuan (Got it!)
Frustasi adalah petunjuk dari keberhasilan (Get it)
Ini kesempatanmu, Hei! Ayo kita regangkan tangan kita kearah langit
Arahkan pada matahari, tunasnya sekarang mulai tumbuh
Ikuti aku! Ikuti aku!
Tujuannya adalah jalan menuju kemenangan, tapi jalan yang mana? Tidak masalah
Suatu hari Trofinya akan akan bersinar terang untukmu, yang sedang berjuang.


笑顔指す空はここにある
雨の後に掛かる虹を見よう
越えた壁から見る景色は
何より幸せ溢れる
塗り替えられるさ
世界中を小さな自分だけど
強く踏み出したこの足から信じた旅を行く
Egao sasu sora wa koko ni aru
Ame no ato ni kakaru niji o miyou
Koeta kabe kara miru keshiki wa
Naniyori shiawase afureru
Nurikae rareru-sa
Sekaijū o chīsana jibun dakedo
Tsuyoku fumidashita kono ashi kara shinjita tabi o yuku
 Ini adalah langit yang menunjukkan senyuman
Ayo kita lihat pelangi yang muncul setelah hujan
Pemandangan yang kita lihat diatas rintangan yang telah kita lampaui
Diatas semua luapan kegembiraan
Ini akan dilukis ulang
Walaupun aku begitu kecil di dunia ini
Aku akan pergi menuju sebuah perjalanan yang aku percayai, memulainya kuat dengan kaki ini



Sources : 
Original Lyric and Romaji
English Translation

Senin, 01 Agustus 2016

[LYRIC INDONESIAN] Nissy - Happening ハプニング (Hapuningu)


 

Lyrics: Taiki Kudo
Composition: Taiki Kudo, Ikki Hatanaka


What is happening?
Apa yang sedang terjadi?


Just Like a movie…
What is happening?
Wow wow wow yeah

Seperti film saja...
Apa yang sedang terjadi?
Wow wow wow yeah


帰り道を急ぐ
雑踏を抜けて2つ目の交差点
いつもと変わらず
挨拶程度に言葉交わした

Kaerimichi wo isogu
Zattou wo nukete 2(futatsu)me no kyousaten
Itsumo to kawarazu
Aisatsu teido ni kotoba kawashita

Bergegas di sepanjang rute pulang
Melalui kemacetan di persimpangan yang kedua
Seperti biasanya
Sejauh ini kami hanya saling bertukar sapa


ほんの数秒で
胸の裏側熱くなっていく
悟られたくなくて作り笑顔で
躱そうとはしたけど

Honno suubyou de
Mune no uragawa atsuku natte iku
Satoraretaku nakute tsukuri egao de
Kawasou to wa shita kedo
Hanya dalam sekejap saja
Hatiku menghangat
Aku tidak ingin memahaminya dan tersenyum dengan tegangnya
Aku mencoba untuk mengabaikanmu tetapi

何もかも見透かされていたみたい
どんな台本でどんな台詞で
ワクワクするような
未体験ゾーンへ誘うの

Nanimokamo misukasarete ita mitai
Donna daihon de donna serifu de
Wakuwaku suru you na

Mitaiken zo-n e izanau no

Sepertinya kau bisa melihat semuanya
Tidak peduli meski ini semacam skrip ataupun skenario
Aku terhanyut ke dalam tempat kegembiraan 
yang tidak kuketahui


偶然が起こしたハプニング
言い訳にしちゃっても良いよね
運命を変えていくキャスティング
ほら この先はどうにでも

Guuzen ga okoshita hapuningu
Iiwake ni shichattemo yoi yo ne
Unmei wo kaete iku kyasutingu
Hora  kono  sake wa dou ni demo

Terjadi sebuah ketidaksengajaan
Bahkan jika aku bisa membuat alasan, tidak masalah
Sebuah peran yang mengubah takdir
Hei, tidak peduli apa yang terjadi dari titik ini


君とのハプニング
願ってたなんて言えなくて
心の声だけマスキング
理由が欲しいのなら
この世界のせいにして

Kimi to no hapuningu
Negatteta nante ienakute
Kokoro no koe dake masukingu
Riyuu ga hoshii no nara
Kono sekai no sei ni shite

Ini terjadi denganmu
Aku tidak bisa bilang bahwa aku menginginkannya
Suara di dalam hatiku hanya bisa menutupinya
Jika kau ingin sebuah alasan,
Salahkanlah dunia


What is happening?
Just Like a movie…
What is happening?
Wow wow wow yeah
Apa yang sedang terjadi?
Seperti Film saja...
Apa yang sedang terjadi|
Wow wow wow yeah



掴みどころのない
君のペースに飲まれたままじゃ
進めそうにないよ
正直な話解ってはいたけど

Tsukami dokoro no nai
Kimi no pe-su ni nomareta mama ja
Susumesou ni nai yo
Shoujiki na hanashi wakatte wa ita kedo

Ini sulit dipahami
Masih dikuasai oleh langkahmu
Kelihatannya aku tidak bisa melangkah ke depan
Aku memahami perkataan jujurmu tapi


理屈じゃない特別な何か
考えるほど深みにハマる
全部投げ出して
未完成の愛に触れたいよ

Rikutsu ja nai tokubetsu na nanika
Kangaeru hodo fukami ni hamaru
Zenbu nagedashite
Mikansei no ai ni furetai yo 

Cukup dalam untuk memikirkan itu
Hal ini tidak diajarkan atau dipelajari, itu sesuatu yang istimewa
Melepaskan semuanya
Aku ingin mengalami sebuah cinta yang tak lengkap


偶然が起こしたハプニング
ドラマのような伏線で
一つに重なるタイミング
ほら 想像の向こうへと

Guuzen ga okoshita hapuningu
Dorama no you na fukusen de
Hitotsu ni kasanaru taimingu
Hora  souzou no mukou e to

Sebuah ketidaksengajaan terjadi
Seperti pertanda dalam sebuah drama
Waktu yang tumpang tindih
Hei, diluar imajinasi kita


君とのハプニング
必然なのかもしれないね
二人だけが知るロジック
答えはないから
君の声を聴かせて

Kimi to no hapuningu
Hitsuzen na no kamo shirenai ne
Futari dake ga shiru rojikku
Kotae wa nai kara
Kimi no koe wo kikasete

Sebuah kejadian denganmu
Ini mungkin tak dapat terelakkan
Logika yang hanya kita ketahui
Tidak ada jawaban jadi
Biarkan aku mendengarkan suaramu

(Listen to your heart beat)
誰にも邪魔されない場所で
(So no one knows where)
ありふれた明日を作り変えたら
(Changing tomorow)
未体験ゾーンへ誘おう

(Listen to your heart beat)
Darenimo jama sarenai basho de
(So no one knows where)
Arifureta ashita wo tsukurikaetara
(Changing tomorrow)
Mitaiken zo-n e izanaou

(Dengarkan detak jantungmu)
Sebuah tempat dimana tidak ada seorangpun yang bisa mengganggu kita
(Jadi tidak ada yang tau dimana)
Jika kau mengulang hari esok yang biasanya
(Mengubah hari esok)
Aku akan hanyut ke dalam tempat yang tidak kuketahui

偶然が起こしたハプニング
言い訳にしちゃっても良いよね
運命を変えていくキャスティング
ほら シナリオを君だけに捧げよう

Guuzen ga okoshita hapuningu
Iiwake ni shichattemo yoi yo ne
Unmei wo kaete iku kyasutingu
Hora  shinario wo kimi dake ni sasageyou

Terjadi sebuah ketidaksengajaan
Bahkan jika aku bisa membuat alasan, tidak masalah
Sebuah peran yang mengubah takdir
Hei, Aku akan mendedikasikan adegan ini hanya untukmu


君とのハプニング
願ってたなんて言えなくて
心の声だけマスキング
理由が欲しいのなら
この世界のせいにして

Kimi to no hapuning
Negatteta nante ienakute
Kokoro no koe dake masukingu
Riyuu ga hoshii no nara
Kono sekai no sei ni shite

Ini terjadi denganmu
Aku tidak bisa bilang bahwa aku menginginkannya
Suara di dalam hatiku hanya bisa menutupinya
Jika kau ingin sebuah alasan,
Salahkanlah dunia





Source and English Translation by

 

The Journal of Faridamutiaa Template by Ipietoon Cute Blog Design